BPBD Kota Sungai Penuh

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

KEBAKARAN KANTOR STATISTIK KAB. KERINCI

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 3
JelekBagus 

 

Berdasarkan pengecekan TIM TRC kelapangan, telah terjadi kebakaran
pada kantor badan statistik kabupaten kerinci yang berlokasi di Kota Sungai Penuh
pada tanggal 3 Mei 2012 jam 12.15.
Api baru dapat dijinak oleh Pemadam Kebarakan Kabupaten Kerinci
2 jam dan penyebab dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak
yang berwajib. Koordinator PUSDALOP BPBD Kota Sungai Penuh Alfred Yoza, MM
menghimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Sungai Penuh untuk dapat mewaspadai
terhadap bencana, karena pada saat ini sudah memasuki musim kemarau. Dan mari
kita bekerja sama dalam penanggulangan bencana karena masyarakat mitra kami
dalam pencegahan penanggulangan bencana.

KEBAKARAN

Surel Cetak PDF
Berdasarkan pengecekan TIM TRC kelapangan, telah terjadi kebakaran pada kantor badan statistik kabupaten kerinci yang berlokasi di Kota Sungai Penuh pada tanggal 3 Mei 2012 jam 12.15. Api baru dapat dijinak oleh Pemadam Kebarakan Kabupaten Kerinci 2 jam dan penyebab dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib. Koordinator PUSDALOP BPBD Kota Sungai Penuh Alfred Yoza, MM menghimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Sungai Penuh untuk dapat mewaspadai terhadap bencana, karena pada saat ini sudah memasuki musim kemarau. Dan mari kita bekerja sama dalam penanggulangan bencana karena masyarakat mitra kami dalam pencegahan penanggulangan bencana.

Mengemudikan mobil selama badai besar dan banjir mungkin akan berbahaya bagi keselamatan pengemudi.

Surel Cetak PDF

 

 


Tujuan bagi sebagian konsumen ketika ingin membeli mobil adalah untuk melindunginya dari siraman air hujan dan panas terik matahari. Point pertama, paling banyak jadi alasan pembeli mobil. Meski mobil idaman dimiliki hal ini tidak menjamin di saat hujan deras yang membuat jalan banjir. Kebanyakan kasus si pengemudi disarankan untuk tidak berkendara. Lalu bagaimana jika mereka harus keluar dengan mobilnya? Berikut ini kami uraikan tips bermanfaat berkendara selagi hujan dengan aman.

Anggapan Vs fakta di saat mengemudi?

Ada cukup banyak pengendara mobil di luar sana berasumsi akan baik saja selama kondisi mobilnya dalam kondisi sehat baik mesin maupun bagian lainnya. Sayangnya, hal ini tidak terjadi. Sekalipun mobil modern (disertai fitur teknologi lengkap) dianggap mampu menerjang banjir tapi tetap saja memiliki resiko. Buktinya, pengguna jenis SUV dan 4x4 (four wheel drive) harus berusaha keras dan sangat berhati-hati ketika mereka mencoba melawan banjir.

Inilah sebabnya mengapa Roger Crathorne, Manager Land Rover Driving Experience, mengatakan, satu hal mungkin dapat menempatkan sebuah mobil 4x4 sering berhenti karena mesin mobil kemasukan air. Selain itu, ia menyebutkan perlu bagi pemilik mobil untuk memperhatikan tempat saluran udara (air filter) berada. Karena beberapa jenis kendaraan roda empat memiliki saluran hisap udara dengan posisi rendah sehingga rentan masuk air di saat terjadi banjir.

Jadi, bagaimana mengemudi dengan aman selama banjir?

Hal pertama yang harus diperhatikan pengemudi adalah untuk mencoba melihat seberapa dalam (parah) banjir di hadapan mereka. Caranya, Anda dapat menepi di tempat aman terlebih dahulu, sebelum mendekati area banjir. Lalu, lihat juga bagaimana kendaraan lain saat menerjang genangan air tersebut. Perlu diingat, jika tingkat banjir mencapai lebih tinggi dari tepi bawah pintu mobil, air bisa saja masuk ke dalam kompartemen mesin, akibatnya mesin mogok.

Selanjutnya, kemudikan laju mobil secara perlahan supaya air tidak sampai masuk ke ruang mesin. Untuk menghindari terjadinya loncatan bunga api dari electrode busi. Ada baiknya, pengemudi menggunakan gigi 1 untuk menjaga tingkat kecepatan tetap rendah. Dimaksudkan agar tidak menciptakan gelombang air busur. Percaya atau tidak, gelombang busur sering menyebabkan kerusakan berat pada mobil. Karena itu, jalan perlahan, menjaga jarak antara mobil dan waspada terhadap pengguna jalan lain dinilai ampuh untuk kelancaran saat terjadi banjir.

Namun, apa yang sebaiknya dilakukan adalah untuk mempertimbangkan mengemudikan mobil di tengah jalan. Karena saat banjir biasanya bagian tengah jalan air tebilang dangkal jadi lebih aman. Bagian tengah jalan sering dikenal juga sebagai mahkota jalan.

Jika mobil harus terpaksa melewati perlintasan air banjir yang bergerak cepat—mungkin ketika anda mendekati jembatan banjir, tidak harus menambah kecepatan laju mobil, karena kalau tidak resikonya mobil akan ikut terhanyut.

Genangan air juga cukup berbahaya, pasalnya bila berkendara melewati genangan air dengan kecepatan tinggi dapat mengakibatkan gejala tyres aquaplane (ban mengambang) serta kehilangan kontrol kemudi. Bila kondisinya memungkinkan lebih baik menghindarinya. Tetapi jika hydroplaning, pengemudi disarankan untuk tetap memegang kemudi dengan santai dan mengurangi kecepatan gas di pedal sampai ban terasa kembali memegang permukaan jalan.

Nah, Bagi yang mengendarai mobil jenis bensin turbocharged atau tipe diesel bahkan harus ekstra hati-hati, mesin diesel sering menjadi target water hammer (mesin mogok) karena tidak memiliki pengapian bila kemasukan air pembakaran diesel akan terus terjadi dan mesin tetap berputar. Akibatnya air yang masuk ke silinder akan merontokkan komponen mesin.

Antisipasinya, bagi pengguna mobil diesel setelah melewati genangan air tekan pedal rem beberapa kali, sehingga sepatu rem dan tromol rem akan cepat panas dan kering. Hal berikutnya pengemudi mobil perlu melakukan upaya keras seperti memainkan gas agar putaran mesin terjaga baik saat melawati jalan banjir. Caranya, dengan menginjak pedal kopling cara ini juga mampu mencegah air masuk knalpot (saluran gas buang) mobil serta mencegah mesin mobil tersendat-sendat.

Bagaimana bila mesin mati?

Menelepon jasa Derek atau meminta pertolongan seseorang patut dilakukan. Disaat banjir yang disertai hujan deras jangan mencoba untuk membuka engine hood (kap mesin), karena bila air membasahi kompartemen mesin, berakibat fatal. System kelistrikan jadi terganggu dan mesin akan sulit dihidupkan.

Apa yang harus dilakukan setelah berhasil melalui banjir?

Pertama, mungkin yang harus dilakukan adalah untuk mencari apapun atau sesuatu yang menggantung pada mobil bagian atap, roda atau kaca dengan cara membersihkannya. Langkah selanjutnya, mengecek interior kabin seperti karpet, panel pintu, dashboard, maupun jok. Kalau terkena basah atau lembab, jangan sampai menunggu kering karena hal ini menyebabkan bau tidak sedap. Segera di bersihkan menggunakan kain kering.

Lalu cek juga kondisi fluida transmisi dan oli mesin. Jika pelumas transmisi tampak encer seperti berwarna kecoklatan atau susu, kemungkinan ada air di dalamnya. Karena itu, jangan mengendarai mobil, tapi segera di angkut menggunakan jasa derek untuk perbaikan. Saringan udara juga sangat penting. Jika pemilik mobil berpikir bahwa filter udara lembab, mereka harus mengganti beserta minyaknya

Bagian lampu (headlamp, stoplamp, sein) juga rentan kemasukan air, kalau Anda melihat ada air didalam pertimbangkan untuk menggantinya. Sempatkan memeriksa bagian bawah mobil untuk melihat apakah ada lumpur, kotoran, rumput atau sampah yang menempel saat menerjang banjir. Hal-hal seperti itu dapat menyebabkan kerusakan bagian bawah korosi. Periksa juga sistem pengereman. Untuk melihat apakah ada sesuatu yang salah dengan system penghenti laju tersebut. Bila perlu, sekalian diperiksa di bengkel mobil terdekat untuk memeriksa piringan cakram dan kampas rem (brake pad). Terakhir, lakukan cuci mobil secara menyeluruh bila perlu sekaligus perawatan di salon mobil.

Musim Penghujan, Warga Sungai Penuh diimbau waspada aparat diminta SiAgA...

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 

 

BPBD::: Pemerintah Kota SUngai Penuh menghimbau warganya yang menempati lokasi rawan longsor dan banjir untuk senantiasa waspada.  Sedangkan  terhadap SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) terkait diminta untuk senantasa siaga.

Wawalikota Kota Sungai Penuh Ardinal mengatakan, di tengah tingginya curah hujan beberapa hari terakhir ini, aparat terkait diminta terus waspada dan siaga untuk melakukan tanggap darurat terhadap bencana alam yang mungkin terjadi.

“Saya juga meminta kepada SKPD terkait untuk segera melakukan langkah yang dianggap perlu terkait kerusakan di beberapa ruas jalan karena tingginya curah hujan akhir-akhir, “ tukas ardinal dihadapan Upacara Gabungan PNS Pemerintah Kota Sungai Penuh, di Halaman Kantor Walikota Sungai Penuh, Senen (13/2/2012).

  Respon cepat, kata Ardinal. insyaAllah akan mengecilkan kemungkinan terjadinya terjadinya kecelakaan di jalan-jalan tersebut sekaligus menjadi bagian untuk menguatkan pelayanan publik

Sebelumnya Alfred Yoza, MM (anggota TAGANA Kota Sungai Penuh) sekaligus aparatur BPBD  Kota Sungai Penuh mengungkapkan, dari 4 kelurahan dan 65 kecamatan se-Kota Sungai Penuh, daerah rawan longsor dan banjir ada di 5 kecamatan antara lain di wilayah kecamatan Sungai Penuh, “Pesisir Bukit, HAmparan RAwang, TAnah KAmpung dan Kumun Debai dan kami anggota Taruna Siaga Bencana (TaGaNA) siap melaksanakan tugas dalam penanggulangan bencana di Kota SUngai Penuh

Di Kota Sungai Penuh banyak pemukiman penduduk yang berdiri di daerah bertebing serta di pinggiran aliran sungai. “Sedangkan kontur tanahnya cenderung labil, sehingga rawan longsor, terutama ketika turun hujan, Ardinal mengakui, pemerintah Kota Sungai Penuh kesulitan untuk merelokasi  warga. Selain diantaranya ada penolakan, butuh dana sangat besar untuk memindahkan Kepala Keluarga yang menempati daerah rawan bencana tersebut.

“Sejauh ini upaya kami melakukan perbaikan infrastruktur di lingkungan masyarakat. Kami juga mengimbau agar masyarakat untuk senantiasa waspada saat cuaca buruk. Jangan sampai ada korban jiwa lagi,” kata Ardinal

Hal. 1 dari 7